
Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Baiturrahmah (Unbrah) turut serta dalam program International Student Mobility and Culture Exchange bersama Universiti Malaya (UM), Malaysia. Kegiatan yang berlangsung pada November 2026 di Dewan Perdana 1, Kompleks Perdanasiswa, Universiti Malaya ini menjadi wadah bagi mahasiswa kedua universitas untuk bertukar pengalaman, memperluas wawasan internasional, serta mengenal lebih dekat budaya Indonesia dan Malaysia.
Program ini merupakan bagian dari kelanjutan kerja sama akademik antara Universitas Baiturrahmah dan Universiti Malaya yang telah terjalin sejak 2022. Dekan FKG Unbrah, Dr. drg. Yenita Alamsyah, M.Kes., mengatakan bahwa kegiatan student mobility ini bukan sekadar program pertukaran mahasiswa, tetapi juga menjadi kelanjutan hubungan kerja sama dan persaudaraan kedua institusi yang telah berlangsung selama beberapa tahun.

Ia menjelaskan, sejak kerja sama tersebut terjalin, mahasiswa FKG Unbrah telah beberapa kali berkesempatan mengunjungi Universiti Malaya, salah satunya pada 2024. Sebaliknya, pada 2025, mahasiswa Universiti Malaya juga berkunjung ke Universitas Baiturrahmah bersama Vice Rector dan Prof. Emeritus Dato’ Dr. Hashim Yacoob. Pertukaran kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa hubungan kedua universitas berjalan secara timbal balik dan terus berkembang melalui interaksi akademik maupun budaya.
Menurut Yenita, hubungan Universitas Baiturrahmah dengan Universiti Malaya bahkan memiliki akar sejarah yang lebih panjang, yakni sejak masa awal berdirinya Unbrah. Pendiri Universitas Baiturrahmah, Haji Amran, diketahui telah menjalin persahabatan dengan Prof. Emeritus Dato’ Dr. Hashim Yacoob dari Universiti Malaya. Hubungan persahabatan tersebut menjadi salah satu fondasi historis yang memperkuat kedekatan kedua institusi hingga saat ini. Baginya, kerja sama ini bukan hanya tentang hubungan antarlembaga, tetapi juga tentang persaudaraan yang terus dirawat dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Rektor Universitas Baiturrahmah, Prof. Dr. Ir. Musliar Kasim, M.S., menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Kegiatan ini dinilai menjadi kesempatan penting bagi Unbrah untuk memperluas jejaring internasional, meningkatkan pengalaman mahasiswa dalam lingkungan akademik global, serta memperkuat hubungan kelembagaan dengan perguruan tinggi di luar negeri, khususnya Universiti Malaya.
Dalam kegiatan tersebut, delegasi Unbrah turut memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau melalui sejumlah pertunjukan seni. Mahasiswa mempersembahkan nyanyian, kisah rakyat Malin Kundang, serta Tari Piring yang merupakan salah satu kesenian tradisional Minangkabau. Penampilan tersebut menjadi sarana memperkenalkan identitas budaya Sumatera Barat kepada sivitas akademika Universiti Malaya sekaligus memperlihatkan keberagaman budaya Indonesia.
Sementara itu, Universiti Malaya turut menampilkan pertunjukan seni melalui Kumpulan Kesenian Universiti Malaya (KESUMA UM), dengan mempersembahkan Tarian Satu Malaysia dan Zapin Bunga Hutan. Pertunjukan dari kedua institusi menciptakan suasana pertukaran budaya yang memperlihatkan kekayaan tradisi masing-masing negara serta kesamaan nilai dalam menjaga warisan budaya.

Dalam kegiatan ini, turut hadir Wakil Dekan II FKG Unbrah, drg. Fauziah Nilam Orienty, serta mahasiswa berprestasi FKG Unbrah, Dicky. Kehadiran unsur pimpinan fakultas dan mahasiswa tersebut menunjukkan keterlibatan aktif FKG Unbrah dalam membangun hubungan internasional sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa untuk berinteraksi dalam lingkungan multikultural.
Melalui program International Student Mobility and Culture Exchange, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman mengenal budaya negara lain, tetapi juga kesempatan membangun komunikasi, persahabatan, dan perspektif baru dalam kehidupan akademik. Interaksi lintas budaya ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan menghadapi tantangan pendidikan dan profesi di tingkat internasional.
FKG Unbrah berharap hubungan kerja sama dengan Universiti Malaya dapat terus diperluas melalui berbagai program pertukaran mahasiswa, pengembangan akademik, dan kolaborasi kelembagaan lainnya. Dengan semangat persaudaraan yang telah terjalin sejak lama, kedua universitas diharapkan dapat terus membangun kemitraan berkelanjutan, tidak hanya dalam bidang pendidikan dan keilmuan, tetapi juga dalam mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Malaysia.
