FKG Unbrah Matangkan Persiapan Stase Rumah Sakit Terintegrasi di RSI Siti Rahmah

Foto bersama di sela kegiatan

Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Baiturrahmah (Unbrah) mematangkan persiapan pelaksanaan Stase Rumah Sakit Terintegrasi bagi mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Gigi (koas) melalui kunjungan strategis ke Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Rahmah Padang Kamis 9 Juli 2026. Kegiatan tersebut dilakukan untuk menyelaraskan implementasi kurikulum klinis terbaru yang mengintegrasikan modul Ilmu Penyakit Mulut (IPM), Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat-Pencegahan (IKGM-P), dan modul kolaboratif interprofesional.

Kunjungan yang dipimpin Wakil Dekan I FKG Unbrah, drg. Valendriyani Ningrum, MPH., Ph.D., membahas kesiapan rumah sakit dalam mendukung pelaksanaan stase yang akan menjadi bagian penting dalam pendidikan klinik mahasiswa profesi dokter gigi . Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan diskusi bersama jajaran Direksi dan Komite Medik RSI Siti Rahmah Padang.

Dalam pertemuan itu, kedua institusi melakukan pemetaan alur pelayanan pasien, pemenuhan fasilitas penunjang medis, serta sinkronisasi kompetensi ilmiah yang wajib dicapai mahasiswa selama menjalani stase di rumah sakit.

Drg. Valendriyani Ningrum mengatakan Stase Rumah Sakit Terintegrasi dirancang menggunakan pendekatan ilmiah interdisipliner untuk menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.

Diskusi.

Menurutnya, mahasiswa profesi dokter gigi tidak hanya dituntut memiliki keterampilan melakukan tindakan klinis pada rongga mulut, tetapi juga memahami hubungan antara penyakit sistemik dengan manifestasi yang muncul di rongga mulut pasien.

“Mahasiswa akan mempelajari berbagai manifestasi penyakit sistemik yang ditemukan pada Poli Penyakit Dalam, Poli Onkologi, serta Poli Penyakit Kulit dan Kelamin sebagai bagian dari penguatan kompetensi Ilmu Penyakit Mulut,” katanya.

Ia menjelaskan, penguatan modul Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat-Pencegahan di lingkungan rumah sakit juga menjadi salah satu fokus pembelajaran. Mahasiswa akan dibekali kemampuan memahami tata kelola rumah sakit, regulasi pelayanan kesehatan, serta alur pelayanan secara sistemik.

Kemampuan tersebut dinilai penting agar calon dokter gigi memiliki wawasan yang komprehensif mengenai manajemen mutu pelayanan kesehatan, keselamatan pasien (patient safety), dan sistem rujukan yang efektif dan efisien.

Selain itu, kurikulum terbaru juga mengedepankan pembelajaran kolaboratif bersama tenaga kesehatan dari berbagai profesi di rumah sakit. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan komunikasi dan kerja sama antarprofesi dalam penatalaksanaan pasien.

“Melalui modul kolaboratif ini, mahasiswa profesi dokter gigi akan belajar bersama tenaga kesehatan lainnya di rumah sakit. Hal ini sangat penting untuk melatih interprofessional education (IPE) dan interprofessional collaboration (IPC), sehingga penatalaksanaan pasien dapat dilakukan secara holistik dan berbasis bukti ilmiah atau evidence-based dentistry,” ujarnya.

Pembahasan.

Ia menambahkan, pembelajaran lintas profesi merupakan salah satu kebutuhan dalam sistem pelayanan kesehatan modern. Dokter gigi tidak lagi bekerja secara individual, tetapi harus mampu berkolaborasi dengan berbagai tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada pasien.

Pelaksanaan Stase Rumah Sakit Terintegrasi juga diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih luas bagi mahasiswa profesi dokter gigi, baik dari aspek klinis maupun manajerial di lingkungan rumah sakit.

Melalui sinergi antara Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah dan RSI Siti Rahmah Padang, pelaksanaan stase rumah sakit diharapkan dapat menghasilkan lulusan dokter gigi yang unggul secara akademik, profesional dalam praktik klinis, serta memiliki kemampuan kolaborasi lintas profesi yang kuat.

Langkah strategis tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen FKG Universitas Baiturrahmah dalam menghadirkan pendidikan profesi dokter gigi yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di era modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *